

Alimudin, ST.,MT. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Tempat Pemakaman Kristen di Tanah Hitam, Abepura, saat ini sudah penuh, sehingga dibutuhkan lahan baru dan pengaturan supaya terlihat rapi dan tertib seperti di TPU Muslim yang ada di Buper Waena. Menyikapi penuhnya tempat pemakaman kristen di Tanah Hitam ini, Pemkot Jayapura mulai mencari tempat alternatif untuk pemakaman baru.
Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura melalui Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Alimudin ST.,M.Si mengaku telah mensurvei lokasi lahan baru yang cocok digunakan untuk lokasi pemakaman umat kristen di Kota Jayapura. Lokasinya adalah di Buper Waena, tepatnya di depan Lokasi TPU Muslim Buper Waena. Di lokasi ini ada lahan 5 hektar yang bisa digunakan dan harus koordinasi serta komunikasi dengan pemilik hak ulayat setempat.
“Kita sudah survei tempat untuk lokasi pekuburan kristen yang baru ada di depan TPU Muslim Buper Waena di sana ada lahan 5 hektar dan kita sudah tahu pemilik hak ulayatnya, nantinya kita akan rapatkan bersama Pj Wali Kota Jayapura, secara teknis dan apakah usulan ini bisa diterima atau tidak,” katanya, kemarin
Menurutnya, pekuburan Kristen yang baru ini nantinya akan ditata rapi dan tertib, tidak ada lagi pembangunan makam yang seperti di pekuburan kristen Tanah Hitam, karena hal ini akan mempersempit lokasi makam, jadi nanti tidak ada lagi bangunan tambahan, tapi seperti pemakaman muslim Buper waena yang ditata rapi dan bagus.
Sementara itu, Pj.Sekda Wali Kota Jayapura Dr.Frans Pekey, M.Si.,mengakui memang saat ini lokasi makam kristen Tanah Hitam, sudah penuh akibat banyaknya makam yang dibangun sendiri sendiri. Dengan adanya usulan Dinas PUPR PKP, lokasi pemakaman kristen di Buper Waena seluas 5 hektar, Pemkot akan melakukan survei ulang lokasi, siapa pemilik hak ulayatnya, apakah berpengaruh terhadap masyarakat di sekitar dan kajian lainnya. (dil/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…