

Direktur Urusan Agama Kristen dan Direktur Kristen Kemenag RI, Pdt. Dr. Amsal Yowei, SE, M.Pd.K seusai kegiatan. (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menggelar kegiatan Orientasi Pelopor Moderasi Beragama di Hotel Horison Jayapura, Rabu (3/4).
Kegiatan yang berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis ini diikuti 36 peserta utusan dari berbagai daerah yang ada di wilayah kerja Kanwil Kemenag Provinsi Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Biak, Nabire dan Puncak Jaya.
Direktur Urusan Agama Kristen dan Direktur Kristen Kemenag RI, Pdt. Dr. Amsal Yowei, SE, M.Pd.K menjelaskan kegiatan yang dijalankan oleh kanwil Kemenag Provinsi Papua yakni Orientasi Pelopor Moderasi agama merupakan hal yang penting sekali untuk dijalankan.
“Moderasi agama ini sudah dapat dijalankan, karena itu mandatoring presiden sehingga di Kementrian Agama dan lembaga semua harus dilaksanakan, ” kata Amsal kepada Cenderawasih Pos, Rabu (3/4) malam.
Kata Amsal, moderasi agama ini sangat penting dilakukan untuk memelihara kerukunan bahkan dengan persatuan yang selama ini sudah berjalan dengan baik.
“Jadi bukan hanya di pemerintah, tetapi juga lembaga-lembaga pendidikan, termasuk juga para tokoh agama yang secara khusus agama Kristen, karena kegiatan ini dilaksanakan khusus yang Kristen begitu,” jelas Amsal.
Page: 1 2
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…