BMKG menyebut besarnya dampak pasang di setiap wilayah dapat berbeda, tergantung pada kondisi geografis, topografi pesisir, serta faktor meteorologis seperti angin kencang dan tekanan udara rendah.
Oleh karena itu, BMKG mengajak masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir untuk tetap memantau informasi resmi dari BMKG terkait prakiraan pasang surut dan potensi banjir rob apabila terdapat indikasi kenaikan muka air laut yang signifikan.
BMKG mencatat tahun 2026 akan terjadi empat kali gerhana, terdiri dari dua gerhana matahari dan dua gerhana bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…