BMKG menyebut besarnya dampak pasang di setiap wilayah dapat berbeda, tergantung pada kondisi geografis, topografi pesisir, serta faktor meteorologis seperti angin kencang dan tekanan udara rendah.
Oleh karena itu, BMKG mengajak masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir untuk tetap memantau informasi resmi dari BMKG terkait prakiraan pasang surut dan potensi banjir rob apabila terdapat indikasi kenaikan muka air laut yang signifikan.
BMKG mencatat tahun 2026 akan terjadi empat kali gerhana, terdiri dari dua gerhana matahari dan dua gerhana bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…
Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…
Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…