Categories: METROPOLIS

Pemprov Dorong Swasembada Pangan Secara Berjenjang

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mendorong swasembada pangan secara berjenjang, dimulai dari lingkungan pemerintahan hingga ke tingkat distrik dan kabupaten/kota. Hal itu disampaikan Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong usai apel gabungan di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Senin (3/2).

   Menurutnya, swasembada pangan ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar setiap daerah memperkuat ketahanan pangan dari skala lokal hingga nasional. Bahkan, Gubernur Ramses mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berperan aktif dalam gerakan ini.

   “Kita mulai dulu di internal kita, sehingga setiap OPD menanam tomat, cabai, dan tanaman lainnya di lingkungan kantor. Nanti tahap berikutnya, kita perluas ke distrik-distrik,” ujar Ramses.

   Lanjutnya, pemerintah akan menyusun konsep pengelolaan lahan di berbagai daerah agar produksi pangan dapat meningkat. Tentunya sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

   “Misalnya di Kabupaten Keerom bisa kita intensifkan berapa ratus hektar, begitu juga di Kabupaten Sarmi dan daerah lainnya. Lahan-lahan yang tidak produktif akan kita olah atau bekerja sama dengan kelompok tani di sana untuk meningkatkan produktivitas,” ucapnya.

   Ramses menjelaskan, pemerintah juga tengah menyusun rencana pengelolaan skala besar untuk pertanian dan perkebunan. Termasuk pengembangan sagu yang menjadi tanaman khas Papua.

   “Kita tidak bisa langsung menentukan target, tapi harus di konsep dulu dengan baik. Misalnya, apakah bisa 500 hektare di seluruh Papua, nanti akan kita petakan titik-titiknya,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

1 day ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

1 day ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

1 day ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

2 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

2 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

2 days ago