

Boaz Solossa saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura pada Selasa (4/2) kemarin. (foto:Erianto / Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa bertekad meraih kemenangan atas Persipa Pati sebagai kado kepada masyarakat Papua dalam perayaan Injil Masuk Tanah Papua yang diperingati hari ini, Rabu (5/2).
Persipura akan menghadapi Persipa di Stadion Mandala Jayapura dalam lanjutan play off degradasi Liga 2 2024/2025 grup K, Rabu (5/2).
“Kami semua sudah siap, apalagi kami besok (Rabu-red) bertanding tanggal 5 Februari kami akan berikan kado terbaik untuk masyarakat Papua. Tidak ada cerita kami akan memberikan kemenangan dan mohon dukungan untuk masyarakat Papua,” ungkap Boaz kepada Cenderawasih Pos, Selasa (4/2).
Kata Boaz, tiga poin adalah harga yang tidak bisa ditawar lagi. Sebab mereka butuh kemenangan untuk menjaga kans mereka tetap bertahan di Liga 2 musim depan.
“Saya akan memberikan motivasi kepada pemain dan semua pemain tahu kita di play off. Kami dengan pemain yang ada akan berjuang dan besok kami harus memenangkan pertandingan,” ujarnya.
“Dan apapun yang terjadi kedepan kita harus mati-matian mendapatkan poin untuk menentukan langkah kita kedepan,” pungkasnya.
Saat ini Persipura menempati peringkat ketiga dengan koleksi 4 poin, sementara Persipa berada pada peringkat kedua dengan 5 poin. Sementara puncak klasemen menjadi milik Persikas Subang dengan 7 poin. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…
Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…