Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus menegaskan bahwa peningkatan fasilitas di Terminal Mesran merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam menata sistem transportasi perkotaan agar lebih tertib dan modern.
“Tahun ini kami lakukan pengaspalan agar fasilitas Terminal Mesran semakin baik. Semua trayek seperti G, H, E, B1, dan B2 wajib masuk ke terminal. Tidak boleh ada lagi aktivitas naik turun penumpang di luar area terminal,” ujarnya.
Ia juga memastikan akan ada sanksi tegas bagi sopir yang melanggar ketentuan tersebut.
“Bagi sopir yang tidak mau masuk ke terminal, sanksinya adalah penahanan kendaraan selama tujuh hari. Kami juga akan menambah fasilitas penerangan dan melakukan perbaikan lain hingga awal Desember nanti,” ungkap Justin.
Pemerintah Kota Jayapura berharap seluruh pihak baik sopir, penumpang, maupun petugas dapat mendukung langkah ini demi mewujudkan sistem transportasi yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…
Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…
“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…
Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui…
Artinya, aparatur negara mulai “menabung” untuk pensiun mereka sendiri melalui iuran yang dikelola secara berkelanjutan.…