Categories: METROPOLIS

Operasi Zebra untuk berikan Kondisi Lalin yang Aman

Suasana operasi Zebra Matoa di halaman Mapolda Papua Minggu (3/11) kemarin. ( FOTO : Humas Polda)

JAYAPURA- Hari kesembilan pelaksanaan Operasi Zebra Matoa 2019 oleh Polda Papua dan jajaran, jumlah pelanggaran yang ditilang sebanyak 158 pelanggar dibandingkan dengan hari kesembilan operasi Zebra Matoa 2018 sebanyak 185 pelanggar.

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menerangkan, angka tersebut mengalami penurunan sebanyak -27 pelanggar atau turun -15%. Hal ini tak terlepas dari personel di lapangan secara selektif melakukan tindakan hukum berupa tilang apabila didapatkan kendaraan yang fatal atau berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain apabila terus dioperasikan.

 “Seperti kelayakan kendaraan itu sendiri dan apabila pengemudi atau pengendara melakukan pelanggaran tetapi kendaraan itu dapat beroperasi cukup diberikan teguran,” jelas Kamal usai pelaksanaan Operasi Zebra yang dilakukan di depan Mapolda Papua, Minggu (3/11).

 Dikatakan, operasi zebra dilaksanakan secara nasional untuk memberikan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman. Sasaran utamanya adalah administrasi kendaraan bermotor maupun pengemudi kendaraan bermotor dan penindakannya bersifat represif dengan fokusan stationer.

 Sementara itu, teguran yang diberikan sebanyak 112 pelanggar ditahun 2019 dibandingkan tahun 2018 sebanyak 92 pelanggar berarti ditahun 2019 terjadi kenaikan sebanyak 20 pelanggar atau naik 22%. Jenis pelanggaran lalu lintas yang dtemukan yakni tidak menggunakan helm SNI, Melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol dan berkendara dibawah umur.

Untuk kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada hari kesembilan operasi Zebra matoa 2019 sebanyak 2 korban, jika dibandingkan dengan pelaksanaan hari Kesembilan operasi zebra matoa 2018 yang tidak ada, sehingga terjadi kenaikan 2 korban atau naik 100%. Sedangkan untuk korban luka berat di tahun 2019 sebanyak 1 korban Dan jika dibandingkan dengan operasi zebra matoa 2018 sebanyak 1 korban sehingga tidak terjadi kenaikan atau penurunan. Untuk korban luka ringan ditahun 2019 dan di tahun 2018 memiliki jumlah korban yang sama yakni 1 korban sehingga tidak terjadi penurunan atau kenaikan.

Selain melaksanakan razia, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Polres jajaran melaksanakan kegiatan Pendidikan masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) diantaranya penyuluhan di tempat-tempat keramaian, penyebaran atau pemasangan spanduk, leaflet, sticker dan bilboard. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

19 minutes ago

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

8 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

9 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

11 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

12 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

13 hours ago