Kemudian yang tidak kalah penting mengapa kegiatan ini perlu dilakukan, karena kompleksnya persoalan yang terjadi saat ini terutama di dunia pendidikan. Misalnya adanya perudungan, pelecehan seksual, bullying di sekolah.
Untuk itu, melalui kegiatan ini Dinas Pendidikan ingin mengantisipasi melalui gurunya dengan memberikan penguatan yaitu dengan pemahaman kesehatan mental bagi peserta didik yang dimulai dari gurunya, dan mereka harus tahu tentang kesehatan mental itu seperti apa dan mereka juga harus tahu bahayanya apabila anak-anak ini mengalami sindrom atau mentalnya terganggu.
“Ini mengacu pada apa yang kami gaungkan yaitu menuju sekolah sehat. Bukan saja secara fisik tetapi juga psikis, artinya semua warga sekolah sehat jasmani dan rohani, juga mentalnya,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Padahal ia meyakini Papua adalah tanah injil, tanah perjanjian yang diberkati oleh Tuhan. Namun melihat…
Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Erwin, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas peredaran…
Salah satu warganet menuliskan bahwa fasilitas di Otonom dibangun menggunakan anggaran negara, bukan milik kelompok…
Persipura harus kerja keras agar tidak kembali tersungkur dari Laskar Badai Pantura. Kendal Tornado FC…
‘’Untuk saat ini, hutan yang berpotensi untuk itu semuanya sudah digunakan oleh negara. Untuk program-program…