Kemudian yang tidak kalah penting mengapa kegiatan ini perlu dilakukan, karena kompleksnya persoalan yang terjadi saat ini terutama di dunia pendidikan. Misalnya adanya perudungan, pelecehan seksual, bullying di sekolah.
Untuk itu, melalui kegiatan ini Dinas Pendidikan ingin mengantisipasi melalui gurunya dengan memberikan penguatan yaitu dengan pemahaman kesehatan mental bagi peserta didik yang dimulai dari gurunya, dan mereka harus tahu tentang kesehatan mental itu seperti apa dan mereka juga harus tahu bahayanya apabila anak-anak ini mengalami sindrom atau mentalnya terganggu.
“Ini mengacu pada apa yang kami gaungkan yaitu menuju sekolah sehat. Bukan saja secara fisik tetapi juga psikis, artinya semua warga sekolah sehat jasmani dan rohani, juga mentalnya,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…