

Pj Sekda Papua, Christian Sohilait, saat meninjau posko pengungsian korban kebakaran di Kota Jayapura dan memastikan kebutuhan yang masih diperlukan pengungsi, Rabu (2/9). (foto:Elfira/Cepos)
Pengungsi Butuh Pakaian Dalam hingga Susu Bayi
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menyalurkan bantuan sebanyak tiga truk berisi berbagai kebutuhan dasar bagi warga korban kebakaran di kawasan Mandala, Kota Jayapura. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi yang hingga Rabu (2/9) masih menempati tenda-tenda di sekitar Lapangan Mandala Jayapura.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan warga di lokasi pengungsian. “Bantuan yang kami berikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan para korban kebakaran saat ini,” kata Christian kepada Cenderawasih Pos, yang menyerahkan langsung bentuan tersebut, Rabu (2/9).
Christian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola posko untuk mengetahui kebutuhan warga setelah memasuki hari ketiga pascakebakaran. Dari hasil koordinasi tersebut, masih ditemukan sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi.
Kebutuhan yang masih kurang antara lain pakaian dalam, susu untuk bayi, perlengkapan mandi, sikat gigi, pasta gigi dan ember. “Yang masih kurang adalah hal-hal yang berkaitan dengan pakaian dalam. Bagi masyarakat yang mau membantu, yang saya sampaikan ini merupakan bagian yang perlu kita suport,” ujarnya.
Selain kebutuhan tersebut, kasur bagi pengungsi juga masih menjadi perhatian. Christian menyebut jumlah warga terdampak mencapai lebih dari 3.000 jiwa, sementara kasur yang telah tersedia baru sekitar 1.000 unit.
Meski demikian, kebutuhan kasur tersebut masih dapat diatasi secara bertahap seiring bantuan yang terus masuk ke lokasi pengungsian. Untuk mendukung penanganan pengungsi, Pemprov Papua juga telah membuka fasilitas Stadion Utama Papua. Sejumlah fasilitas pendukung di stadion tersebut, termasuk mesin dan layanan air bersih, telah diaktifkan untuk digunakan para pengungsi.
“Kita berharap pascakejadian hari ini dan beberapa hari ke depan tidak ada pengungsi yang sakit,” katanya.
Page: 1 2
Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…
Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…