

Rapat Koordinasi (Rakor) Antar Instansi Terkait Bidang Kebudayaan Dalam Keselarasan Program Kerja Tahun Anggaran 2024, Kamis (30/5) kemarin (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah kerja XXII Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Wilayah Papua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antar Instansi Terkait Bidang Kebudayaan Dalam Keselarasan Program Kerja Tahun Anggaran 2024. Keggiatan digelar selama tiga hari, mulai Rabu (29/5) hingga Jumat (31/5) yang berlangsung di salah satu hotel di Kotaraja, Kota Jayapura, Papua.
Ketua BPK Wilayah XXII Papua, Desy Polla Usmany, mengatakan tujuan digelarnya kegiatan tersebut yakni untuk penguatan program perlindungan dan pelestarian warisan kebudayaan untuk bisa memberi hidup bagi masyarakat dan kemandirian bangsa.
“Harus punya persepsi yang sama tentang apa itu kebudayaan, dan bagaimana melestarikan kebudayaan dan bagaimana kebudayaan itu bisa memberi hidup bagi masyarakat yang menjadi pemiliknya,” kata Desy kepada wartawan, Kamis (30/5).
Adapun pembahasan yang disampaikan, Desy dalam Rakor tersebut salah satunya tentang cagar budaya. Peninggalan cagar budaya di Papua, kata Desy, banyak sekali salah satunya adalah situs Gunung Srobu. Menurutnya situs gunung Srobu sangat berpotensi untuk dijadikan tempat pariwisata dengan begitu masyarakat disekitarnya bisa merasakan manfaatnya.
“Sekarang ini salah satu di kota Jayapura situs gunung Srobu, itu sangat bermanfaat pertama untuk pendidikan dan juga pariwisata, dengan begitu masyarakat di sekitarnya bisa merasakan manfaatnya dari situs itu,” jelas Desy.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…