

Pengerjaan SPAM dari Intake Sborgonyi yang sampai saat ini masih dipalang Pemilik Ulayat. (foto;Humas PTAMJ For Cepos)
Berharap Adanya Dukungan Wali Kota Baru
JAYAPURA-Pengerjaan jaringan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari sumber mata air baru di Siborgonyi, baik jalur pipa transmisi maupun di pembangunan sumber mata air baru, masih terhenti. Hal ini terjadi karena persoalan hak ulayat belum menemui titik terang.
Direktur PT Air Minum Rohongholo Nanwani Jayapura (PTAMJ), Entis Sutisna, mengharapkan dukungan Pemerintah Kota Jayapura, khususnya dari Wali Kota terpilih Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menurutnya, hingga saat ini PTAMJ bersama pemborong dan pemilik ulayat belum mencapai kesepakatan terkait tindak lanjut proyek tersebut.
“Kami berharap kehadiran Wali Kota Jayapura bisa membantu mengatasi masalah ini,” ujar Entis pada Jumat (28/2).
Menurut Entis, sumber air Siborgonyi dibuka untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Jayapura, yang selama 20 tahun terakhir tidak mengalami penambahan sumber air baru. Sementara itu, pertumbuhan penduduk di kota ini terus meningkat signifikan. Atas dasar itu, PTAMJ mengajukan permohonan kepada PU Provinsi untuk membuka intake baru di Siborgonyi, yang memiliki kapasitas air maksimal 120 liter per detik.
Page: 1 2
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…
Pemerintah merespons cepat dampak kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) dengan menerbitkan kebijakan strategis melalui…
Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pengembangan komoditas sagu sebagai pangan lokal unggulan. Potensi hutan sagu…