

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Hernawan Priastomo (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jayapura, tahun 2025 akan mengoptimalkan layanan prima bagi masyarakat pengguna layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan memanfaatkan transformasi digital di Papua.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Hernawan Priastomo, kepada Cenderawasih Pos di kantor cabang BPJS kesehatan, Kamis (30/1) lalu.
Hernawan mengatakan untuk program BPJS Kesehatan di tahun 2025 ini kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya (2024). Dimana BPJS Kesehatan lebih meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat.
“Untuk program di tahun 2025 ini, kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya 2024. Kita masih fokus di mutu pelayanan dan fokus kerja sama dengan sejumlah fasilitas kesehatan (Fakses) di tingkat pertama, kedua atau tingkat rujukan untuk melayani peserta dengan baik atau memberikan pelayanan yang prima melalui terasformasi digital,” jelas Hernawan.
Hernawan menjelaskan, peningkatan mutu pelayanan yang dimaksud adalah upaya untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan tanpa diskriminasi terhadap peserta BPJS yang mengurus administrasi.
Dengan adanya transformasi digital, BPJS kesehatan Jayapura memberikan kemudahan-kemudahan akses secara digital kepada peserta dalam mengurus administrasi online dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN dan Pandawa.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…