Pengunaan aplikasi tersebut kata Hernawan bertujuan untuk menghindari antrian panjang yang terjadi di rumah sakit saat melakukan pendaftaran. Dengan adanya aplikasi itu dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran antrian secara online.
“Sebenarnya peserta tidak perlu datang ke kantor untuk mengurus administrasi. kita memberikan kemudahan-kemudahan kepada peserta. Kemudian di rumah sakit juga kita telah berkolaborasi untuk memanfaatkan antrian online yang ada di aplikasi mobile JKN,” ungkapnya.
Ditambahkan bahwa BPJS kesehatan Jayapura juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan mendatangi langsung melalui BPJS keliling. “Tiap Jumat-Sabtu kita (BPJS) ada di jembatan merah, kemudian ada Mal Pelayanan Publik yang telah berkordinasi dan kerjasama dengan Pemda,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…