Pengunaan aplikasi tersebut kata Hernawan bertujuan untuk menghindari antrian panjang yang terjadi di rumah sakit saat melakukan pendaftaran. Dengan adanya aplikasi itu dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran antrian secara online.
“Sebenarnya peserta tidak perlu datang ke kantor untuk mengurus administrasi. kita memberikan kemudahan-kemudahan kepada peserta. Kemudian di rumah sakit juga kita telah berkolaborasi untuk memanfaatkan antrian online yang ada di aplikasi mobile JKN,” ungkapnya.
Ditambahkan bahwa BPJS kesehatan Jayapura juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan mendatangi langsung melalui BPJS keliling. “Tiap Jumat-Sabtu kita (BPJS) ada di jembatan merah, kemudian ada Mal Pelayanan Publik yang telah berkordinasi dan kerjasama dengan Pemda,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…