Categories: METROPOLIS

Jangkau Daerah Terpencil Melalui Program JKN

JAYAPURA – BPJS Kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN, termasuk mereka yang tinggal di daerah belum tersedia fasilitas kesehatan (Faskes) atau daerah terpencil yang ada di provinsi Papua.

  “BPJS Kesehatan berupaya memastikan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Hernawan Priastomo kepada Cenderawasih Pos, Kamis (30/1) lalu.

   Hernawan menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 kemudian ada perubahan Perpres Nomor 59 tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan, menyatakan, setiap peserta program jaminan kesehatan berhak mendapatkan manfaat jaminan kesehatan yang mencakup pelayanan perorangan.

   Seperti pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, termasuk pelayanan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai sesuai dengan kebutuhan medis yang dibutuhkan.

  Hernawan mengatakan dalam proses kerja sama ini, BPJS Kesehatan berupaya menghadirkan terobosan agar bisa memberikan kemudahan dalam kolaborasi dengan pihak lain penyedia fasilitas kesehatan (Faskes) pada daerah terpencil yang ada di Papua.

   Dalam hal ini, lanjutnya, kerja sama dapat dilakukan dengan pihak fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat, organisasi kemanusiaan, organisasi pelayanan kesehatan, universitas, atau pihak lain yang menyelenggarakan fasilitas kesehatan.

   “Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang berkolaborasi dalam mendukung Program JKN. Hal ini sudah direncanakan sejak lama, karena semua peserta harusnya mendapatkan haknya sebagai peserta JKN. Namun jika dilihat banyak masyarakat yang berada di wilayah terpencil, sehingga kesulitan dalam mengkases pelayanan kesehatan terbatas,” terangnya.

   “Kami pun berpikir untuk mendatangkan kemudahan akses layanan kesehatan, sehingga dapat diimplementasikan kegiatan hari ini. Hal ini tentu akan kami evaluasi dan tinjau terus untuk memaksimalkan peningkatan layanan JKN untuk masyarakat,” tambah Hernawan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

1 day ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

1 day ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

1 day ago