

Para Peserta didik metode Gasing menjawab soal berhitung yang yang diberikan para trainer dihadapan PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor dan kepala OPD Sabtu (1/2/2025) di sasana wio I Kantor Bupati Jayawijaya. (foto:Denny/ cepos)
WAMENA – Selama 15 hari 239 orang yang terdiri dari 75 guru dan 164 siswa SD menyelesaikan program Jayawijaya pandai berhitung dengan metode gampang, asyik dan menyenangkan (Gasing) yang dibimbing dari Yayasan Teknologi indonesia Jaya Prof Yohenes Surya.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, menyatakan saat ini dunia pendidikan mengalami perubahan dengan metode -metode yang telah dikembangkan sehingga peserta didik tidak merasa takut kepada guru, namun bagaimana guru menggunakan metode yang membuat siswa ini bisa senang untuk belajar.
“Untuk mewujudkan itu guru bisa menggunakan satu metode yang bisa diterima siswa, dan siswa juga melihat guru sebagai sahabat, kalau dulu kita takut liat guru matematika, apalagi guru sedikit jahat itu pasti tidak masuk kelas,”ungkapnya di Kantor Bupati Jayawijaya Sabtu (1/2) malam.
Saat ini ada metode gasing yang digunakan dan bisa disaksikan bagaimana anak -anak bisa menghitung dengan cepat tanpa bantuan kalkulator, atau alat hitung lainnya, dan program sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu namun tidak berlanjut, oleh karena itu Pemkab Jayawijaya coba untuk kembalikan program tersebut.
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…