Pelatihan diikuti 25 peserta yang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan di Kota Jayapura, seperti rumah sakit, puskesmas, dan unit gawat darurat. Mereka terdiri atas dokter, bidan, dan perawat dari RSUD Jayapura, RS Abepura, RS Ramela, RS Marthen Indey, RS AL, RS Bhayangkara, dan RS Provita.
Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Perkumpulan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) dan tenaga ahli dari Balai Latihan Kesehatan (Balatkes) Papua, dengan metode refleksi, diskusi kasus, dan role playing agar peserta siap menghadapi situasi nyata di lapangan.
Irawadi berharap, setelah pelatihan ini, para tenaga kesehatan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan konseling HIV yang profesional dan membantu menekan stigma terhadap ODHIV di masyarakat. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH melalui Kasi Penuntutan Kejaksaan Negeri Merauke,…
Penyebab utamanya bukan karena penggunaan ponsel itu sendiri, melainkan kebiasaan mempertahankan posisi kepala menunduk dalam…
Upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebangsaan. Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si., dipercaya…
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/7) sekira pukul 11.10 WIT ini melibatkan satu unit sepeda…
Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan komitmennya membangun budaya hidup bersih melalui gerakan bersama pengelolaan sampah yang…
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…