Pelatihan diikuti 25 peserta yang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan di Kota Jayapura, seperti rumah sakit, puskesmas, dan unit gawat darurat. Mereka terdiri atas dokter, bidan, dan perawat dari RSUD Jayapura, RS Abepura, RS Ramela, RS Marthen Indey, RS AL, RS Bhayangkara, dan RS Provita.
Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Perkumpulan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) dan tenaga ahli dari Balai Latihan Kesehatan (Balatkes) Papua, dengan metode refleksi, diskusi kasus, dan role playing agar peserta siap menghadapi situasi nyata di lapangan.
Irawadi berharap, setelah pelatihan ini, para tenaga kesehatan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan konseling HIV yang profesional dan membantu menekan stigma terhadap ODHIV di masyarakat. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…
Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…
Ketua Baleg DPR RI Dr. Bob Hasan menyatakan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Papua Utara. Ia…
Ya, bisa jadi ini menjadi sejarah dimana Persipura berhasil mencetak 3 gol hanya dalam 7…
Ketiga orang tersebut berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Mereka diamankan dalam pengembangan…
Hasil pemeriksaan yang dilakukan Satreskrim Polresta Jayapura Kota terkait aksi pengibaran Bintang Kejora di Halaman…