Pelatihan diikuti 25 peserta yang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan di Kota Jayapura, seperti rumah sakit, puskesmas, dan unit gawat darurat. Mereka terdiri atas dokter, bidan, dan perawat dari RSUD Jayapura, RS Abepura, RS Ramela, RS Marthen Indey, RS AL, RS Bhayangkara, dan RS Provita.
Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Perkumpulan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) dan tenaga ahli dari Balai Latihan Kesehatan (Balatkes) Papua, dengan metode refleksi, diskusi kasus, dan role playing agar peserta siap menghadapi situasi nyata di lapangan.
Irawadi berharap, setelah pelatihan ini, para tenaga kesehatan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan konseling HIV yang profesional dan membantu menekan stigma terhadap ODHIV di masyarakat. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…