

Petani padi (Pixabay)
MERAUKE – Petani di Merauke merasa gembira setelah Perum Bulog kembali menyerap beras petani. Pasalnya, hasil panen petani tersebuit dapat terserap lagi.
Yuniarti, salah satu petani di Merauke ditemui media ini mengaku sangat senang dengan kembalinya Bulog menyerap beras petani tersebut. ‘’Tentu itu kabar gembira kalau Bulog bisa membeli kembali beras petani melalui usaha penggilingan yang menjadi mitra Bulog selama ini,’’kata Yuniarti.
Dikatakan, jika Bulog tidak lagi membeli beras tersebut maka tentunya petani akan kesulitan untuk memasarkan hasil panen mereka. Sebab, selama ini Bulog masioh menjadi andalan dalam menyerap hasil panen petani melalaui usaha penggilingan tersebut. ‘’Kalau misalnya Bulog tidak membeli lagi, baru kami mau jual kemana,’’ katanya.
Selama ini, diakui Yuniarti, bahwa ada pedagang atau pembeli diluar Bulog. Namun beras yang dibeli para pengusaha diluar Bulog tersebut tidak sebanyak yang dilakukan oleh Bulog.
Soal harga, dia meminta kalau bisa dinaikan lagi, sehingga petani bisa semakin sejahtera. ‘’Harga pembelian pemerintah melalui Bulog sebenarnya sudah cukup bagus, tapi kalau bisa dinaikan lagi sehingga petani benar-benar bisa merasakan kesejahteraan dari hasil panen mereka,’’ tandasnya.
Sekadar diketahui, untuk pengadaan baru setelah sempat berhenti membei beras dari petani karena adanya surat edaran dari Badan Pangan Nasional, Perum Bulog Merauke menargetkan pembelian beras dari petani lewat mitra usaha penggilingan sebanyak 6.000 ton. (ulo/wen)
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…