Categories: METROPOLIS

Proses Belajar SMA Gabungan Masih Terganggu

JAYAPURA-Proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Gabungan Jayapura dalam beberapa bulan terakhir terganggu akibat aksi pemalangan. Aksi pemalangan tersebut mulai terjadi saat SMA Gabungan Jayapura sedang proses pembangunan ruang kelas baru yang saat ini sudah mencapai progres 70 persen.

  Sekretaris Yayasan Pendidikan Protestan dan Katolik, Selvia Titihalawa mengatakan pembangunan ruang kelas baru ini bantuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono selaku alumni.

  Akibat dari aksi pemalangan ini, maka pihak SMA Gabungan Jayapura memberlakukan sistem shifting dalam proses belajar mengajar. “Kita menginisiasi ruang-ruang yang tidak pernah terpakai untuk peserta didik agar bisa ditempati walau pun berhimpitan,” ungkap Selvia kepada awak media di Kota Jayapura, Rabu (2/11).

  Kemudian kuasa hukum Yayasan Pendidikan Protestan dan Katolik, Yulianto, mengatakan aksi pemalangan tersebut dilakukan oleh pemilik hak ulayat. Tapi menurutnya tanah tersebut memiliki sertifikat kepemilikan atas nama yayasan.

  Dia juga membeberkan bahwa pihak sekolah melalui yayasan sudah menyurat kepada aparat Kepolisian untuk membantu menangani permasalahan ini. “Kami telah menempuh jalur hukum di Kepolisian, sejak diminta oleh Uskup sekitar 6 bulan yang lalu,” kata Yulianto.

  Bahkan kata Yulianto, pihak yayasan sudah dua kali mengirim laporan ke aparat Kepolisian yang akhirnya mendapat respons dari Mabes Polri. Namun tidak ada ada kejelasan terkait laporan tersebut.

  Yulianto sendiri mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemilik hak ulayat untuk mencari jalan keluar terbaik. Namun sampai saat ini, masih belum ada titik terang antara koordinasi pihak yayasan dengan pemilik hak ulayat tersebut. (eri/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago