

Salah seorang warga saat menyampaikan aspirasi kepada Walikota saat Turkam di Holtekamp, Selasa (30/9). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Rangkaian kegiatan Turun Kampung (Turkam) Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, resmi berakhir di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Selasa (30/9). Acara penutupan ini berlangsung penuh kehangatan, sekaligus menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Wali Kota menyambangi 14 kampung di wilayah Kota Jayapura.
Dalam kesempatan tersebut, Abisai Rollo menegaskan bahwa Turkam bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi bukti nyata bahwa pemerintah hadir hingga ke pelosok kampung. “Kehadiran pemerintah bukan hanya di kota, tetapi harus terasa nyata hingga ke kampung-kampung. Kita harus bangun Kota Jayapura ini mulai dari kampung,” ucap Abisai Rollo.
Di hadapan masyarakat Holtekamp, ABR memberikan pesan penting agar seluruh aparat kampung bekerja dengan hati yang tulus. Menurutnya, pelayanan publik adalah wujud pengabdian yang tidak boleh dicederai oleh kepentingan pribadi.
“Saya titip pesan, jangan ada kepala kampung atau aparat kampung yang main-main dengan dana kampung. Itu uang rakyat. Gunakan dengan benar, terbuka, dan libatkan masyarakat dalam perencanaan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap rupiah dari dana kampung harus dikelola secara transparan dan diarahkan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk memperkaya kelompok atau individu tertentu.
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…