Selain soal transparansi, ABR menyoroti pentingnya menjaga keamanan serta meningkatkan peran generasi muda. Ia mengajak pemuda Holtekamp agar meninggalkan budaya “nongkrong” yang tidak produktif, dan mulai terlibat aktif dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi masa depan.
“Anak-anak muda Holtekamp, jangan hanya nongkrong. Ayo ikut dalam olahraga, seni budaya, atau pelatihan kerja. Masa depan Papua ada di tangan kalian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak akan berhasil tanpa situasi kampung yang aman dan tertib. Karena itu, peran masyarakat dalam menjaga solidaritas sosial sangat diperlukan.
Turkam di Holtekamp menandai penutupan safari Wali Kota ke kampung-kampung adat dan pesisir Kota Jayapura. Dalam setiap kunjungan, masyarakat diberikan kesempatan untuk berdialog langsung, menyampaikan aspirasi, hingga melaporkan permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.
Rangkaian Turkam 2025 ini dinilai membawa warna baru dalam hubungan pemerintah dan rakyat. Selama lebih dari sebulan, Wali Kota bersama jajaran turun langsung menyaksikan kondisi lapangan, mulai dari kebutuhan air bersih, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur jalan dan jembatan. Turkam juga menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkeadilan hanya dapat tercapai jika pemerintah mau mendengar langsung suara rakyat di akar rumput.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…