Categories: METROPOLIS

Tabrak Pagar Tembok, Penumpang Honda Beat Tewas 

JAYAPURA-Penumpang sepeda motor Honda Beat bernama Dipitung Yevince Mallo tewas di tempat setelah kendaraan roda dua yang ditumpanginya diduga menabrak tembok pagar rumah warga di jalur 7, Furia, Kotaraja, atau di depan Gereja Alfa Omega, Distrik Abepura, Selasa (1/10).

  Menurut keterangan Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, peristiwa kecelakaan tunggal itu bermula korban bernama E. Sepinus B. Deal bersama teman boncengannya almarhum Dipitung Yevince Mallo datang dari arah jalur alternatif menuju Furia Kotaraja menggunakan sepeda motor honda beat warna biru.

  Keduanya melaju dengan kecepatan tinggi. Karena posisi jalanan turunan, sehingga pada saat di TKP terdapat sebuah mobil pick warna hitam, pengendara tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak pagar tembok di lokasi kejadian.

   Akibat daripada itu, Septianus sebagai pengendara mengalami luka lecet siku kiri, luka lecet mata kaki kiri, luka lecet siku kanan, lebam di mata kiri dan kanan, bibir bengkak, luka robek di dahi, dan kesadaran menurun.

   Sementara itu korban Dipitung Yevince Mallo mengalami, luka robek di kepala dasar tengkorak, keluar darah dari hidung dan mulut, luka lecet di wajah. Saat diantar ke rumah sarkit korban meninggal.

   “Kedua korban ini tidak menggunakan helem,” ungkap Kompol Komarul Huda dalam keterangan tertulisnya kepada Cendrawasih Pos.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago