Selanjutnya, pada 9 Agustus, tim PKM menyerahkan alat pengering ikan ramah lingkungan berbahan kayu kepada kelompok mitra. “Selain pelatihan produksi, diberikan juga pengarahan terkait pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan serta strategi pemasaran produk perikanan,” tuturnya.
Program PKM ini tidak berhenti di pelatihan. Tim Uncen akan melanjutkan dengan evaluasi formatif dan sumatif terhadap hasil program serta memberikan pelatihan penggunaan Canva dan media sosial untuk memasarkan produk olahan ikan berbasis kelor.
“Dengan kegiatan ini, Uncen berharap terwujud ketahanan pangan masyarakat Pulau Kosong sekaligus peningkatan kesejahteraan kelompok nelayan melalui inovasi hilirisasi hasil perikanan yang berkelanjutan,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…
Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…
“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…