Selanjutnya, pada 9 Agustus, tim PKM menyerahkan alat pengering ikan ramah lingkungan berbahan kayu kepada kelompok mitra. “Selain pelatihan produksi, diberikan juga pengarahan terkait pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan serta strategi pemasaran produk perikanan,” tuturnya.
Program PKM ini tidak berhenti di pelatihan. Tim Uncen akan melanjutkan dengan evaluasi formatif dan sumatif terhadap hasil program serta memberikan pelatihan penggunaan Canva dan media sosial untuk memasarkan produk olahan ikan berbasis kelor.
“Dengan kegiatan ini, Uncen berharap terwujud ketahanan pangan masyarakat Pulau Kosong sekaligus peningkatan kesejahteraan kelompok nelayan melalui inovasi hilirisasi hasil perikanan yang berkelanjutan,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…