Selanjutnya, pada 9 Agustus, tim PKM menyerahkan alat pengering ikan ramah lingkungan berbahan kayu kepada kelompok mitra. “Selain pelatihan produksi, diberikan juga pengarahan terkait pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan serta strategi pemasaran produk perikanan,” tuturnya.
Program PKM ini tidak berhenti di pelatihan. Tim Uncen akan melanjutkan dengan evaluasi formatif dan sumatif terhadap hasil program serta memberikan pelatihan penggunaan Canva dan media sosial untuk memasarkan produk olahan ikan berbasis kelor.
“Dengan kegiatan ini, Uncen berharap terwujud ketahanan pangan masyarakat Pulau Kosong sekaligus peningkatan kesejahteraan kelompok nelayan melalui inovasi hilirisasi hasil perikanan yang berkelanjutan,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4). Kristal…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…