“Kita tahu jarang sekali massa unjuk rasa bisa masuk hingga halaman Mapolda. Tapi kali ini, dengan dukungan DPRP, Cipayung dapat menyampaikan aspirasi di Polda secara baik. Ini sikap yang patut dijaga ke depan,” ungkapnya.
Willem pun memuji aparat kepolisian yang mengawal aksi dengan humanis dan persuasif. Menurutnya, cara ini juga patut dijadikan contoh oleh daerah lain di Indonesia.Terkait rencana aksi lanjutan dari sejumlah organisasi masyarakat hari ini Selasa, (2/9), Willem mengimbau agar tetap mengedepankan demokrasi yang damai.
“Silakan sampaikan pandangan dan pikiran, tapi jangan sampai menimbulkan anarkis yang justru merugikan pembangunan di Papua. Mari kita jaga tanah ini dengan damai,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program…
Untuk itu, Kepala Kakanwil Dijenpas Papua, Herman Mulawarman, menyatakan perang terhadap barang terlarang dan pungutan…
Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…
Kondisi tim lawan dapat dimanfaatkan oleh penggawa Mutiara Hitam untuk misi tiga poin. Persipura wajib…