

Pdt. Samuel Koirewoa, M.Th, (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Sekretaris Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Samuel Koirewoa, M.Th, mengatakan menuju Sabda Kijen Ke-99 Tahun, Sinode GKI di Tanah Papua akan mendeklarasikan penyatuan Yayasan Ottow Geissler dan Isak Samuel Kijne menjadi Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di tanah Papua.
Kedua yayasan pendidikan tersebut rencananya akan dideklarasikan menjadi YPK pada, 25 Oktober 2024 mendatang. Penyatuan ketiga yayasan tersebut mengacu pesan Pdt. I.S. Kijne, yang dituliskan di atas batu yang ada di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, di atas batu tersebut tertulis pesannya yaitu.
“Di atas batu ini, saya meletakkan Peradaban Orang Papua. Sekalipun orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini, bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri” (Wasior, 25 Oktober 1925).
Isi Pesan dari Bapak Peradaban Orang Papua itu memiliki makna bahwa suatu saat nanti Orang Papua akan tampil sebagai pemimpin di atas tanah leluhurnya sendiri, meskipun, ada orang banyak dengan berbagai latar belakang yang berdatangan dari berbagai daerah.
“Saat ini kami sedang mengurus legalitas hukumnya di Notaris,” kata. Samuel, di Hotel Horison Padang Bulan, (30/8)
Lebih lanjut dari penyatuan dua yayasan pendidikan tersebut, nantinya akan dipilih Ketua Yayasannya, namun hal itu akan menjadi ranah pengurus Sinode GKI di Tanah Papua. “Semoga proses pembentukan badan hukum ini berjalan lancar sehingga kedepannya dua Yayasan ini bisa disatukan menjadi YPK,”harapnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua YPK di tanah Papua Joni Y. Betaubun mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya Sinode GKI di Tanah Papua dalam menyatukan dua yayasan tersebut menjadi YPK.
“Apapun hasil keputusan Sinode, Kami siap mendukung, karena ini bertujuan baik untuk mendorong pengembangan YPK di tanah Papua,” ujarnya.
Diapun belum mengetahui siapa yang akan dipilih sebagai Ketua YPK dari penyatuan ketiga yayasan pendidikan tersebut. “Sifatnya kita hanya mensuport siapapun yang dipilih itulah yang terbaik,” tuturnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…