Categories: METROPOLIS

Tak Seriusi  Stunting, Penjabat Kepala Daerah Diganti

JAYAPURA-Plh. Gubenur Papua, Ridwan Rumasukun menyampaikan pesan kepada seluruh Penjabat kepala daerah di tingkat kota dan kabupaten se-Provinsi Papua supaya dalam menjalankan tugasnya sebagai penjabat kepala daerah wajib untuk menekan angka stunting di masing-masing daerah.

Ini menjadi salah satu pertimbangkan besar bagi pemerintah pusat untuk tetap mempertahankan atau melanjutkan kepemimpinan penjabat kepala daerah di satu daerah saat ini atau harus diberhentikan.

“Kepala daerah yang PJ itu dinilai dari keberhasilan dalam menangani stunting.  bapak ibu sebagai PJ, bisa lanjut atau tidak dari stuntingnya dan itu adalah penekanan dari pak presiden. Oleh karena itu bagi PJ bupati yang tidak hadir tolong disampaikan, karena ini bukan pesan saya, pesan pak presiden dan menteri dalam negeri, tolong dicermati dengan baik dan dilaksanakan,” kata Plh. Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, dalam sambutanya saat membuka kegiatan rembuk stunting tingkat propinsi Papua, yang dihadiri oleh sembilan kabupaten kota se-Provinsi Papua, Rabu (2/8).

   Dia menekankan, tanggung jawab untuk menekan angka stunting ini merupakan tanggung jawab bersama dan semua stakeholder di masing-masing daerah di Provinsi Papua.

“Yang ingin saya sampaikan kepada kita semua bahwa permasalahan stunting adalah tanggung jawab bersama, tanggung jawab semua stakeholder yang hadir pada saat ini. Oleh sebab itu, saya menekankan kepada komunikasi yang intens untuk merealisasikan komitmen bersama, menurunkan angka stunting di Provinsi Papua, di kabupaten/ kota,”harapnya.

   Lanjut dia, melalui forum  itu merupakan bagian dari tanggung jawab  bersama untuk menghilangkan stunting untuk mengantisipasi dan menangani permasalahan stunting di Provinsi Papua.

  Karena itu, Pemerintah provinsi Papua melaksanakan kegiatan rembuk stunting untuk menyampaikan rencana Program kegiatan yang dilakukan oleh SKPD teknis terkait, di tingkat provinsi kepada seluruh stakeholder di Provinsi Papua dan untuk menggalang komitmen dari berbagai stakeholder di tingkat provinsi Papua dan kabupaten kota.

  Lokus stunting di Provinsi Papua setelah rembuk stunting ini akan dilanjutkan lagi dengan penilaian kinerja konvergensi stunting kabupaten/kota, sebagai wujud evaluasi pelaksanaan aksi konvergensi stunting dan bentuk penghargaan kepada Kabupaten kota.

   “Oleh sebab itu saya menekankan kepada komunikasi yang intens untuk merealisasikan komitmen bersama, menurunkan angka stunting di Provinsi Papua, di kabupaten, kota,” pungkasnya. (roy/tri)

newsportal

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

4 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

5 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

6 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

6 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

8 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

9 hours ago