

Pemberian imunisasi kepada anak dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia di Aula Sekolah Anak Hebat Papua, Entrop, Jayapura Selatan Rabu (30/4). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Papua menggelar kegiatan imunisasi. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terbukti ada 116 anak yang mengikuti imunisasi secara gratis yang diadakan dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia 2025 dan berlangsung di Aula Sekolah Anak Hebat Papua (AHP) Entrop, Rabu (30/4).
Ketua IDAI Cabang Papua, dr. James Thimoty mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, akan pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini sangat penting karena kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa imunisasi bukan sekadar pilihan, tapi merupakan suatu kewajiban dan investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Dokter spesial anak itu.
“Peringati Pekan Imunisasi Dunia ini berlangsung selama satu minggu kedepan, dan puncaknya hari ini,” lanjutnya.
Karena, anak yang mendapatkan imunisasi lengkap memiliki perlindungan lebih kuat terhadap berbagai penyakit menular dibandingkan yang tidak diimunisasi.
Kata dr. James, IDAI Papua sangat mendukung penuh cakupan Imunisasi anak baik Papua secara keseluruhan khususnya juga di Kota Jayapura. “Kita sudah bekerja sama dengan pemerintah kota melalui dinas kesehatan dalam memenuhi cakupan imunisasi anak ini, dan tercatat hingga saat ini presentasi sudah diatas 90% cakupan imunisasi bagi seluruh anak-anak di Kota Jayapura,” tuturnya.
Proses ini tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga kesabaran dan ketelitian tinggi. Kepala Subsi Pelayanan…
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan sebelum penangkapan…
Tim Resmob Numbay mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Wilayah Abepura. Kapolresta Jayapura…
Dari informasi yang beredar aksi palang jalan ini terjadi karena adanya empat ekor anjing yang…
Dari sejumlah dokumen gambar dan video yang dikirim terlihat longsoran masih berpotensi terjadi. Ini juga…
Untuk kasus pertama, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial M (48), karyawan swasta, lahir…