

Sejumlah anak yang bergerombol dengan membawa meriam spiritus. Wali Kota Abisai Rollo meminta agar permainan meriam spiritus yang meresahkan ini mulai ditertibkan hingga ke komplek perumahan warga (Foto/Dok/Cepos)
JAYAPURA-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyoroti maraknya permainan meriam spiritus yang kembali muncul di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak. Permainan berbahaya ini mulai banyak ditemukan di sejumlah titik di Kota Jayapura.
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota meminta pihak terkait, termasuk tim keamanan terpadu atau Garnisun, untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban secara rutin.
Tidak hanya di jalan-jalan utama, penertiban juga diminta menyasar hingga ke kompleks perumahan warga, yang disebut menjadi lokasi paling rawan pembuatan dan penggunaan meriam spiritus.
Wali Kota menegaskan bahwa permainan ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan ledakan, luka bakar, hingga kebakaran permukiman. “Penertiban jangan hanya di ruas jalan utama, tetapi harus masuk ke kompleks-kompleks warga. Di situlah biasanya meriam spiritus ini dibuat dan dimainkan. Ini sangat berbahaya,” tegas Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cepos, Sabtu (29/11).
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…