Ia menilai, sistem digital tetap harus berjalan, tetapi sebaiknya ada opsi lain bagi masyarakat yang kesulitan, seperti pelayanan manual di kantor distrik atau pos layanan langsung di kampung.
Ana Maria mengakui bahwa selain berbasis internet, saat ini Dukcapil Kota Jayapura juga sudah menyiapkan kantor perwakilan di setiap distrik. Namun, ia berharap mekanisme ini lebih ditingkatkan agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat akar rumput.
“Kalau ada perwakilan di distrik itu bagus, tapi tolong jangan abaikan pelayanan langsung. Tidak semua orang bisa datang ke kota atau punya akses internet. Jadi, pelayanan manual tetap harus ada, supaya semua bisa dilayani tanpa terkecuali,” ucapnya.
Bagi warga Holtekamp, kehadiran layanan Dukcapil dalam Turkam ini sangat membantu karena mereka bisa langsung mengurus KTP, KK, hingga akta kelahiran tanpa harus pergi jauh ke pusat kota.
Namun, mereka juga berharap pemerintah kota tetap mendengar masukan kecil seperti ini agar pelayanan publik benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami senang karena Wali Kota hadir langsung dan membawa pelayanan ke kampung. Tinggal sekarang bagaimana pelayanan itu bisa diakses semua orang, bukan hanya mereka yang punya HP Android,” kata Ana Maria menutup pernyataannya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menjelaskan bahwa program tersebut digelar usai apel pagi gabungan di…
WBFC hingga pekan ke-10 masih berada di dasar klasemen grup D dengan koleksi 8 poin.…
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua, Dr. M. Rusdianto Abu S., AP.,…
Saat ini para pedagang sudah tidak berjualan di area tersebut, namun setelah penataan kembali dilakukan…
“Pasir 1 dan Pasir 2 ini memiliki daya tarik alam yang kuat. Kami fokus mengembangkannya…
Diakuinya dari setiap kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi, mayoritas dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras.…