Lebih lanjut, Pardede menegaskan bahwa kawasan pelabuhan masih menjadi titik rawan penyelundupan narkotika, terutama karena akses kapal laut yang menghubungkan Jayapura dengan sejumlah wilayah lain di Papua maupun luar Papua.
“Kami berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan, khususnya di kawasan pelabuhan dan titik-titik strategis lainnya, guna mencegah masuk dan beredarnya narkotika di wilayah hukum Kota Jayapura,” tegasnya.
Kasus ini kembali membuka mata bahwa peredaran narkotika di Papua, khususnya Kota Jayapura, masih menjadi ancaman serius. Tak hanya merusak kesehatan, narkotika juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda Papua jika tidak segera diberantas secara menyeluruh.
Dengan penangkapan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan terus mendukung aparat kepolisian dalam perang melawan narkotika,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…