Langkah pemerintah dalam memobilisasi aparat ke Papua bagian dari kegagalan dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua. Pemerintah dianggap gagal membangun Papua.
Pemerintah hanya ingin menjadikan Papua sebagai ladang bisnis elit politik.
Kondisi ini akan semakin perparah jika tidak segera dihentikan. Orang Papua akan semakin ditindas, hak haknya akan semakin dirampas, dan pada akhirnya rakyat Papua akan hidup menderita di atas kekejian militeristik ini.
Karena itu, melalui aksi demo damai tersebut BEM DPM FKIP Uncen itu meminta negara memberi ruang dialog kepada rakyat Papua sebab masalah Papua adalah masalah politik.
“Kami meminta Dewan HAM PBB datang ke Papua untuk investigasi independen terkait kasus pelanggaran HAM di Papua,” tandasnya.
Aksi penuntutan terhadap pelaku pembunuhan staf bawaslu dan warga sipil itu berlansung mulai pukul 09.00-Pukul 12.00 WIT. Aksi inipun tidak menganggu mobilitas warga di daerah Abepura, setelah melakukan orasi, masa pada akhirnya membubarkan diri dengan aman. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…