Categories: METROPOLIS

Semua Pihak Harus Terlibat Aktif  Dalam Mencegah Penyelundupan Ganja dari PNG

JAYAPURA– Kepala Bea Cukai Jayapura Adeltus Lolok mengatakan, perbatasan RI-PNG merupakan wilayah rawan penyelundupan narkotika jenis ganja yang dipasok dari Papua Nugini.

“Kami berupaya untuk mengamankan kawasan di sepanjang perbatasan RI-PNG agar mempersempit ruang gerak penyelundup khususnya ganja,” kata Adeltus Lolok kepada ANTARA di Jayapura, Rabu.

Dikatakan, disepanjang perbatasan RI-PNG memang banyak jalan setapak yang sering kali digunakan penyelundupan barang-barang selundupannya masuk ke wilayah RI.

“Memang benar kawasan perbatasan RI-PNG rawan penyelundupan khususnya ganja sehingga kami bersama TNI-Polri berupaya memperketat pengawasan di kawasan itu,” katanya.

Selain itu, pihaknya berharap masyarakat juga turut membantu menginformasikan bila ada upaya penyelundupan ganja dari PNG.

Sebelumnya (28/7), tim gabungan TNI-Polri dan Bea Cukai Jayapura mengamankan 1.180 gram ganja asal PNG.

“Selain ganja, juga diamankan seorang warga PNG yang membawa 1 kilogram ganja yang diisi ke dalam 16 plastik siap edar,” kata Kepala Bea Cukai Adeltus Lolok.

Dari laporan yang diterima, para penyelundup itu menggunakan jalan setapak yang ada di sepanjang perbatasan RI-PNG saat membawa ganja guna menghindari aparat keamanan yang berjaga di wilayah itu.

Karena itu, bantuan masyarakat sangat dibutuhkan guna menggagalkan upaya penyelundupan ganja asal PNG.

“Peran serta semua pihak untuk menggagalkan penyelundupan dari PNG, khususnya ganja sangat dibutuhkan, apalagi ganja berbahaya bagi generasi muda,” kata Adeltus Lolok.(antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

19 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

20 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago