Lebih jauh, Herianto menjelaskan bahwa terkait dengan kasus keracunan karena MBG, BBPOM selalu siaga untuk melakukan pemeriksaan jika ada laporan ataupun pengaduan keracunan dari masyarakat mengenai program MBG. Hingga saat ini BBPOM Jayapura diketahui belum menerima sampel pengaduan dari masyarakat terkait dengan keracunan MBG. Untuk itu BPOM mempertanyakan apakah pelaksanaan program MBG di Papua memang berjalan baik-baik saja.
Ini ia sampaikan, karena pihaknya belum diberikan kesempatan untuk melakukan uji sampel terhadap setiap menu dalam MBG. sementara di satu sisi keluhan masyarakat dan penerima manfaat pasti ada setiap hari. “Kita belum mengambil sampel sejauh ini, kecuali kalau ada laporan keracunan, seperti yang terjadi di Nabire, Papua Tengah kemarin,” ungkapnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…
Ia menjelaskan, evaluasi tidak hanya berfokus pada angka capaian, tetapi juga mencakup aspek tata kelola,…