

Sejumlah perempuan dari berbagai organisasi wanita saat hadiri kegiatan Hari Kartini di Aula Sian Soor walikota, Selasa (29/4). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA -Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan bahwa perjuangan Kartini di era modern saat ini, yakni melawan diskriminasi, mendorong perempuan berani melawan tantangan kemajuan dan menghilangkan persepsi perempuan ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga saja.
“Semua perempuan tidak perlu ragu, karena sejatinya memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengejar mimpi dan cita-citanya mengenyam pendidikan tinggi,” ujar Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat membuka rangkaian kegiatan semarak hari Kartini di lingkungan Pemkot Jayapura di Aula Sian Soor, Selasa (29/4).
Perempuan bebas berekspresi, mengutarakan mimpinya, mewujudkan ide-ide kreatifnya, menyalurkan bakat, membuat gerakan, menyuarakan hasil pemikirannya yang bermanfaat bagi sekitarnya.
“Sejatinya perempuan punya kesempatan yang sama dengan kaum lelaki, untuk itu saya minta kaum perempuan di Kota Jayapura harus bisa bersaing dan berani seperti Kartini,” ungkapnya.
Kata Abisai Rollo, semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, seperti peran sinergi perempuan pada sektor pembangunan, dan peningkatan jumlah perempuan yang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.
“Perempuan diberikan ruang yang sama dengan kaum lelaki, tinggal bagaimana motivasi dan komitmen kaum perempuan khususnya di Kota Jayapura untuk terus maju dan berkembang,” tuturnya.
Walikota juga meminta, kaum perempuan tidak lagi boleh jadi penonton, namun perlu ada kemajuan dan perkembangan baik lewat kreatifitas, prestasi dan bidang-bidang yang lainnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…