Categories: METROPOLIS

Wisudawan Harus Bisa Amalkan Ilmu di Masyarakat

Rombongan Senat saat memasuki mimbar dalam kegiatan Rapat senat Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua yang berlangsung di Buper waena, Selasa (30/4).( FOTO : IAIN Fattahul Muluk Papua/Cepos)

JAYAPURA – IAIN Fattahul Muluk Papua memewisuda 152 mahasiswa yang terdiri dari lulusan Pascasarjana S2 sebanyak 17 orang, lulusan Fakultas Tarbiyah 64 orang dan fakultas syariah 71 orang di Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua Buper waena, Kota Jayapura, Selasa (30/4) lalu.

 Direktur Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. H. Khusnul Yaqin, MH mengatakan bahwa 152 wisudawan tersebut merupakan lulusan pertama bagi Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua yang dilakukan di awal tahun 2019. Selain lulusan angkatan pertama diharapkan bisa menjaga nama baik almamater melalui amalan ilmu selama didapatkan di bangku kuliah dan ajarkan kepada masyarakat umumnya sesuai dengan bidang masing-masing.

“Kami berharap lulusan pertama ini bisa memberikan warna tersendiri dari sejumlah perguruan tinggi di Tanah Papua ini, tentunya dengan kualitas yang terbaik juga,” ujar Husnul.

 kata Khusnul, IAIN Fattahul Muluk Papua yang saat ini memiliki 11 Program Studi S1 dan S2 satu program studi tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan lulusan terbaik bagi masyarakat Papua sehingga bisa mendorong perkembangan SDM di Tanah Papua, untuk itu pihaknya juga telah mumbuka beberapa prodi  sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 “Untuk itu saya berharap kepada seluruh wisudawan agar bisa mengamalkan ilmu yang didapatnya di bangku kuliah dipraktekan dalam profesi masing-masing secara lebih bertanggung jawab dan berkualitas dilingkungan masyarakat maupun instansi pemerintahan di Papua,”ujarnya.

Husnul menjelaskan saat ini perubahan serta dinamika terjadi begitu cepat baik ditingkatan lokal, nasional maupun internasional. Karena itu, jika wisudawan tak mampu beradaptasi dan merespon perubahan tersebut maka bukan tidak mungkin akan tergilas oleh sarjana dari kampus lainnya yang daya saing yang kuat.

 Oleh sebab itu setelah menerima gelar kesarjanaan dari Perguruan Tinggi, wisudawan tersebut harus bisa beradaptasi dengan gelar yang diraihnya itu. Salah satunya dengan meningkatkan etos kerja serta daya saing seusai dengan keilmuan yang didapatnya.

“Tentu hal ini lah yang kami harapkan kepada sejumlah wisudawan Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua  bagaimana bisa memanfaatkan ilu yang diraihnya semasa di bangku kuliah untuk bisa bersaing dengan sejumlah lulusan perguruan tinggi di Papua ini dalam hal kualitas dan kemampuannya,”paparnya.

 Dimana para wisudawan harus pahami, karena setelah diwisuda maka seseorang langsung memikul beban moral dengan gelar yang didapatnya tersebut. Dalam hal ini bagaiman upaya kita untuk bisa mempertangugjawabkan gelar perguruan tinggi yang raih tersebut terhadap lingkungan masyarakat maupun diri sendiri.(kim/wen)

newsportal

Recent Posts

FDS XV Bukan Hanya Sekadar Festival Budaya

Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…

18 minutes ago

Dua Kelompok Warga di Pintu Air Merauke Saling Serang Berdamai

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…

1 hour ago

Bupati Lanny Jaya Kerahkan Bantuan dan Petugas Kesehatan untuk Atasi Dampak Bencana

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan es yang melanda masyarakat di…

2 hours ago

Cegah Peredaran Narkoba, Tiga THM di Entrop Dirazia

Razia tersebut menyasar tiga tempat hiburan malam, yakni Cafe/Bar D'Sultan, Blue Angles dan Cloud9. Kegiatan…

3 hours ago

​BPS: Angka Kemiskinan Naik Signifikan

    Kenaikan grafik kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan Jayapura, melainkan menggambarkan…

4 hours ago

Status Ekonomi Bukan Berdasar Pendapatan Tunai

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura juga meluruskan anggapan umum mengenai penetapan kategori Desil dalam…

5 hours ago