Categories: METROPOLIS

Tim Cyber Didesak Ungkap Penyebar Pernyataan Provokatif

Tuding Satu Paslon Lakukan Perbuatan Tak Senonoh

JAYAPURA-Setelah sehari sebelumnya Srikandi Partai Demokrat melakukan aksi protes di depan Mako Polda Papua di Jayapura, maka Rabu (30/7) giliran pihak keluarga dari almarhum Gubernur Lukas Enembe yang melapor. Mereka marah karena postingan atau komentar dari pemilik akun BM telah menyinggung keluarga Lukas Enembe.

“Kami dari pihak keluarga tidak terima dengan komentar itu dan keluarga marah. Kami mendesak agar pelaku (BM) segera ditangkap. Untuk itu kami datang ke Polda melapor, ” tegas Kenius Kogoya di hadapan penyidik Cyber siang kemarin.

Ia mewanti apa yang ditulis BM di grup WhatsApp Grup bisa memberi dampak luas mengingat sangat mengganggu dan membuat publik khususnya dari keluarga tidak terima.

“Kalau tidak cepat, kami pikir ini bisa jadi konflik. Polisi mending tangkap dulu, karena yang punya Cyber tentu pak polisi disini ketimbang warga yang cari, ” tambah Kenius.

Ia menyampaikan yang dilakukan BM menandakan kepanikan dan tidak pahamnya orang memanfaatkan jejaring sosial dan teknologi. “BM menyinggung tiga orang, ibu Yulce, pak Fakhiri dan almarhum pak Lukas, ” papar Kenius.

Tak hanya BM, Kenius juga meminta admin grup ikut diproses karena membiarkan postingan itu naik dan tersebar. Imanuel Wetapo dari pihak keluarga juga menyatakan hal serupa.

“Kami ingin pilkada berlangsung aman dan damai, tapi kelakuan orang ini (BM) bikin keluarga marah. Kami minta segera diamankan sebelum pencoblosan, jangan kami yang cari, ” tutupnya.

Sebelumnya Mapolda Papua Selasa (29/7) didatangi tim Srikandi Partai Demokrat Kota Jayapura karena menganggap BM menyampaikan kalimat tak sopan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

13 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

14 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

15 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

16 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

17 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

18 hours ago