Categories: METROPOLIS

Wali Kota: Saya Tak Ingin, Masyarakat Saya Kumpul Kebo

JAYAPURA-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura melangsungkan pencatatan perkawinan massal untuk pasangan Kristen, Katolik, Hindu dan Budha di Auditorium Uncen, Sabtu (26/2).

   Wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyatakan program tersebut merupakan kali terakhir baginya untuk diselenggarakan. “Saya tidak tahu apakah pada kepemimpinan Wali kota selanjutnya program tersebut masih akan dilaksanakan atau tidak,” ujarnya.

  Pihaknya mengungkapkan program tersebut agar masyarakat bahagia dan terjamin hak-haknya oleh negara. “Pencatatan secara administrasi ini sangat penting. Sehingga negara bisa melayani masyarakatnya. Bagi yang punya anak, maka anak-anaknya akan terjamin oleh negara. Jika terjadi bencana dapat langsung terlayani dan lain sebagainya,” jelasnya.

  Pihaknya juga berharap dengan nikah resmi dan pencatatan sipil ini, tidak ada masyarakat yang melakukan sesuatu yang mengundang kemurkaan Tuhan. “Saya tidak ingin masyarakat saya kumpul kebo, saya ingin kota ini menjadi kota yang aman dan diberkati oleh Tuhan,” imbuhnya.

  Di hadapan 303 pasangan, Benhur Tomi Mano berpesan untuk saling menyayangi satu sama lain. Pihaknya juga mengarahkan agar para pasangan saling bergandengan tangan. “Pasangan suami istri harus saling sayang menyayangi, hormat menghormati,” terangnya.

  Selama program tersebut dicetuskan dari Tahun 2012 hingga Tahun 2022 tercatat jumlah pasangan pencatatan perkawinan massal sebanyak 4.220 pasangan suami istri secara gratis dibiayai pemerintah. Tahun 2022 anggaran untuk pasangan Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha sebanyak Rp. 418 juta.

  Pasangan tertua pada pencatatan perkawinan massal ialah Gerson Daunema (72 tahun) dan Rosmina Wai Yes (62 tahun). Walikota Jayapura secara langsung menyerahkan kutipan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga yang telah berubah status perkawinan dan KTP Elektronik.

  Sebelumnya Walikota Jayapura juga telah sukses melangsungkan pernikahan (ijab qobul) massal dan sidang itsbat bagi 75  pasangan muslim di Aula Siansoor pada Rabu (23/02) lalu. (Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago