

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix V. Wanggai bersama Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wamrauw, didampingi Wakil Rektor IV, Frederik Sokoy (Kiri) dan Hantor Matuan Selaku Anggota BP3OKP dan Asisten II SetdaProvinsi Papua Pegunungan, Elai Giban (Kanan) Usai Penandatanganan Surat Kerjasama di Aula Rektor Uncen, Selasa (30/1). (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Provinsi Papua Pegunungan melakukan Penandatanganan Kerjasama tentang Kegiatan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan Universitas Cendrawasih (Uncen)
Penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri langsung oleh Pj Gubernur Papua Pegunungan, Veix V. Wanggai, dengan Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wambrauw. Turut dihadiri Jajaran Pemprov Papua Pegunungan, juga Civitas Uncen, di Aula Rektorat Uncen, Selasa (30/1).
Velix V. Wanggai menyampaikan penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan untuk mendorong pembangunan Papua Pegunungan di berbagai sektor.
Hal itupun didasari, dengan rekam jejak. Dimana Ucen telah mencetak banyak karya karya besar, baik produksi pengetahuan, produksi kebijakan yang dituangkan dalam regulasi nasional, serta berbagai regulasi dan kajian yang telah diproduksi.
Maka patutlah Provinsi Papua Pegunungan sebagai Provinsi baru, meminta dukungan Uncen dalam merancang teknis pembangunan di Provinsi tersebut. “Bagi Kami, Uncen ini sebagai orang tua asuh, tapi juga sebagai Center Of Exelent, atau sebagai pusat pusat pengetahuan yang teruji didalam perjalanan panjang pendidikannya di tanah Papua,” kata Velix.
Lebih lanjut dia sampaikan kerjasama itu dibangun terkait dengan kebijakan, hal ini menyangkut menyiapkan kajian grand desain, untuk menjadi pondasi bagi pemerintah Papua Pegunungan ke depan.
Pihaknya juga menginginkan Uncen ini sebagai acuan dalam membangun Papua Pegunungan secara holistik, atau secara komherensif. “Tapi juga kami ingin ada kerja sama yang lebih detail, terutama kajian yang bersifat mikro untuk sebuah terapan bagi kami di Papua Pegunungan,” kata Velix
Hal lain, kata Velix, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memiliki kebijakan stategis. Didalamnya terdapat banyak sektor unggulan yang perlu didorong, baik sektor pertanian, bidang sosial kemasyarakatan, goverment, dan kebijakan publik, tapi juga dalam bidang perencanaan kota dan wilayah.
Karena itu, pihaknya mengharapkan adanya penguatan strategis di setiap sektor sektor strategis tersebut. “Sejak awal kami ingin Provinsi Papua Pegunungan ini dibangun dengan berbasis pengetahuan. Hal itu tentunya butuh dukungan berbagai pihak salah satunya Uncen,” tuturnya.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…