Untuk anggaran yang bersumber dari dana Otsus akan disalurkan kepada peternak Orang Asli Papua. Sedangkan, bibit yang diadakan dengan anggaran dana bagi hasil dibagikan untuk peternak non OAP. Satu peternak akan mendapatkan 2 ekor bibit ternak babi.
Sementara dana yang berasal dari bagi hasil akan dibagikan kepada peternak non OAP yang merupakan binaan Disnakeswan dan 1 peternak akan mendapatkan dua bibit.
Disnakkeswan optimis dalam tahun ini populasi babi di Mimika perlahan meningkat pasca merebaknya virus ASF. Berdasarkan pantauan Disnakkeswan, saat ini ketersediaan bibit ternak babi di peternak sendiri telah mencapai 3000 ekor.
Sementara, di Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Laboratorium Pembinaan babi Disnakeswan sekitar 200 bibit.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Jeck menjelaskan, kegiatan tersebut bukan relokasi besar-besaran, melainkan penggeseran pedagang yang selama ini berjualan di…
Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa Program…
Pelaku berinisial F.S. (21) diamannkan setelah Tim Opsnal Sat Reskrim memperoleh informasi keberadaan pelaku di…
Menyikapi persoalan itu, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertemuan bersama kepala kampung,…
Mengingat event FDS tahun ini kabarnya berbeda dari pelaksanaan FDS selama ini, sesuai dengan harapan…
Kepastian pembangunan proyek mercusuar ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo…