Untuk anggaran yang bersumber dari dana Otsus akan disalurkan kepada peternak Orang Asli Papua. Sedangkan, bibit yang diadakan dengan anggaran dana bagi hasil dibagikan untuk peternak non OAP. Satu peternak akan mendapatkan 2 ekor bibit ternak babi.
Sementara dana yang berasal dari bagi hasil akan dibagikan kepada peternak non OAP yang merupakan binaan Disnakeswan dan 1 peternak akan mendapatkan dua bibit.
Disnakkeswan optimis dalam tahun ini populasi babi di Mimika perlahan meningkat pasca merebaknya virus ASF. Berdasarkan pantauan Disnakkeswan, saat ini ketersediaan bibit ternak babi di peternak sendiri telah mencapai 3000 ekor.
Sementara, di Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Laboratorium Pembinaan babi Disnakeswan sekitar 200 bibit.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…