Untuk anggaran yang bersumber dari dana Otsus akan disalurkan kepada peternak Orang Asli Papua. Sedangkan, bibit yang diadakan dengan anggaran dana bagi hasil dibagikan untuk peternak non OAP. Satu peternak akan mendapatkan 2 ekor bibit ternak babi.
Sementara dana yang berasal dari bagi hasil akan dibagikan kepada peternak non OAP yang merupakan binaan Disnakeswan dan 1 peternak akan mendapatkan dua bibit.
Disnakkeswan optimis dalam tahun ini populasi babi di Mimika perlahan meningkat pasca merebaknya virus ASF. Berdasarkan pantauan Disnakkeswan, saat ini ketersediaan bibit ternak babi di peternak sendiri telah mencapai 3000 ekor.
Sementara, di Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Laboratorium Pembinaan babi Disnakeswan sekitar 200 bibit.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…