

Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) merupakan lembaga pendidikan vokasi non-formal yang didirikan PT Freeport Indonesia, dan dirancang untuk mempersiapkan generasi muda Papua agar memiliki kompetensi teknis dan karakter profesional yang dibutuhkan di dunia kerja, terutama sektor pertambangan. (Foto: Dokumen PTFI).
MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus perkuat sumber daya manusia (SDM) Papua yang terampil dan siap kerja melalui pengembangan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), pusat pelatihan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI Nathan Kum dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (27/11) menerangkan bahwa investasi di sektor pendidikan merupakan bagian strategis dalam investasi sosial perusahaan.
“Fokus kami untuk memastikan generasi muda Papua mendapatkan keterampilan nyata yang dapat dipakai untuk bekerja dan membangun karier,” katanya.
Nathan menjelaskan PTFI mengembangkan berbagai program pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk sekolah vokasi seperti IPN dan beasiswa lanjutan.
“Tujuan kami adalah menyiapkan generasi Papua yang terampil, siap kerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Nathan.
Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi Kerja Khusus dan berbagai program pengembangan SDM lainnya.
Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71 persen lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.
Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator).
Mereka diberangkatkan dalam rangka melakukan pengamanan guna mengantisipasi terjadinya bentrok susulan yang dilakukan dua kelompok…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC)Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan sebagai DOB yang baru pemerintah sudah…
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sebagai Organisasi Peranngkat Daerah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat…
Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi program yang menyentuh kebutuhan…
Dalam tiga hari terakhir, Bupati Yunus Wonda turun langsung meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Dari…