

Masyarakat sedang mendapatkan pelayanan di loket salah satu instansi di Mal Pelayanan Publik, Rabu ( 26/11). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mimika yang resmi diluncurkan pada Rabu 18 Juni 2025 lalu kini telah melayani puluhan ribu keperluan masyarakat.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sebagai Organisasi Peranngkat Daerah (OPD) pengampu mencatat, sejak diresmikan sampai dengan November 2025, MPP telah melayani sebanyak 86.905 layanan.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Mimika, Marselino Mameyao, saat ditemui, Kamis (27/11/2025) mengatakan bahwa pada bulan Juni 2025, jumlah instansi yang lebih dulu bergabung di MPP sebanyak 32 instansi dengan jenis layanan berjumlah 265 layanan.
Namun, kini telah ada tambahan 3 instansi sehingga jumlah instansi yang ada di MPP bertambah menjadi 35.
Untuk instansi yang lebih dulu bergabung sejak MPP dibuka terdiri dari instansi vertikal sebanyak 10 instansi, 4 instansi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 18.
“Jadi MPP sejak awal diresmikan dan berjalan hanya berjumlah 32 instansi saja, setelah proses berjalan baru tambah 3 lagi jadi 35,” kata Marselino.
Marselino pun merincikan progres serta jumlah pelayanan sejak awal dibuka hingga kini. Pada Juni, jumlah layanan di MPP sebanyak 9.257 layanan dengan nilai total pembayaran pajak terealisasi nihil.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…