“Ya, kalau (di Mimika) cukup tinggi sih kami secara garis besar sih tidak cukup tinggi, tapi ada. Yang cukup tinggi itu di Nabire. Kami baru dua minggu yang lalu, kami baru lakukan pengawasan di Nabire dan di sana memang penggunaan antibiotik sangat tidak tertib,” ungkap Rudolf, Kamis, 25 September 2025.
Menurut Rudolf, kondisi ini tidak terlalu parah di Mimika karena mendapat penanganan langsung dengan kantor Loka POM berpusat di Timika. Sementara Nabire, pengawasan secara rutin tidak dapat dilakukan.
Berkaitan dengan ini, Loka POM di Kabupaten Mimika juga telah bersurat kepada pemerintah daerah di dua daerah tersebut untuk mengeluarkan edaran tentang penjualan antibiotik. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK)…