“Ya, kalau (di Mimika) cukup tinggi sih kami secara garis besar sih tidak cukup tinggi, tapi ada. Yang cukup tinggi itu di Nabire. Kami baru dua minggu yang lalu, kami baru lakukan pengawasan di Nabire dan di sana memang penggunaan antibiotik sangat tidak tertib,” ungkap Rudolf, Kamis, 25 September 2025.
Menurut Rudolf, kondisi ini tidak terlalu parah di Mimika karena mendapat penanganan langsung dengan kantor Loka POM berpusat di Timika. Sementara Nabire, pengawasan secara rutin tidak dapat dilakukan.
Berkaitan dengan ini, Loka POM di Kabupaten Mimika juga telah bersurat kepada pemerintah daerah di dua daerah tersebut untuk mengeluarkan edaran tentang penjualan antibiotik. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…
Koordinator Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emmanuel Pawika mengatakan rekapitulasi…
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika yang dalam hal…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH sebelum pertemuan ini, pihaknya telah meminta kepada kepala dinas…
Sekretaris Asosiasi 328 Kepala Kampung Se Jayawijaya Sem Uaga menegaskan jika menyikapi adanya informas yang…
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…