Rachmansyah juga menyoroti kondisi yang justru berbanding terbalik dengan Bandara Mozes Kilangin Timika yang tampil dengan infrastruktur yang megah dan begitu canggih.
Menurut Rachmansyah, dengan kondisi yang ada, Pelabuhan Poumako Timika seolah dianaktirikan. Sementara tanah Bandara Mozes Kilangin (Bandara Baru) yang sebelumnya juga sempat bersengketa diperjuangkan hingga dapat terselesaikan.
“Item-item yang harus dibenahi juga itu terminal penumpang, penataan kontainer dan tempat parkir di sana. Terus penerangan di sana. Biasanya kalau kapal belum sandar itu lihat kayak liang lahat (saat malam hari), kalau kapal sudah sandar baru kelihatan itu pelabuhan karena ada kapal punya lampu yang menerangi dermaga,” ungkap Rachmansyah.
“Saya berharap untuk Bapak Johannes Rettob sebagai Bupati Mimika agar segera bisa membenahi pelabuhan Poumako,” harapnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…
Dalam Amanatnya Bupati Willem Wandik menegaskan, bahwa hari Lahir Pancasila tidak boleh kita pahami hanya…