

Mama-mama Pedagang pasar Potikelek saat melakukan aksi menolak paket sembako Wapres dihalaman kantor Bupati Jayawiaya Rabu (28/1) (foto:Denny/ Cepos)
Bupati Jayawijaya: Bantuan itu Rencananya Akan Dibagikan Saat Kunker Wapres Lalu, Namun Karena Tidak Memungkinkan Paket Sembako Baru Dibagikan
WAMENA – Ratusan pedagang pasar potikelek Wamena menolak dan tak mau menerima bantuan dari Wapres RI Gibran Rakabuming Raka karena dinilai tidak sesuai dengan permintaan mereka.
Salah satu pedagang pasar Potikelek Wamena Agustina Kogoya menyatakan pasca kunker Wapres RI Gibran Rakabuming Raka ke pasar Potikelek 14 Januari Wamena, dan bertatap muda dengan pedagang, bahwa tidak ada permintaan terkait sembako atau beras.
“Saat Wapres Ke pasar Potikelek kita sudah sampaikan kita jualan 12 jam, kadang laku dan kadang tidak laku hanya untuk biaya hidup, sehingga saat anak wapres masuk itu yang kita minta itu modal usaha, kita tidak minta beras,”ungkapnya saat berada di kantor Bupati Jayawijaya Rabu (28/1).
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan para pedagang sehingga bantuan paket sembako tersebut ditolak, mereka mempertanyakan mengapa pada saat berkunjung ke pasar tidak membagikan paket sembako itu, kalau beras Gubernur dan Bupati sudah salurkan,
“Kenapa harus kirim beras dari Jakarta kesini, yang kami minta itu modal usaha agar kita bisa berjualan dan itu sudah kita sampaikan secara langsung kepada anak Wapres,”bebernya Agustina.
Para pedagang ini juga mencurigai jika Wapres Ri mengirim dana bantuan di Pemkab Jayawijaya namun digunakan untuk membuat menjadi paket sembako, sehingga mereka meminta print out rekening koran dari bank.
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…