

Sejumlah pegawai saat melakukan aksi palang kantor Bagian SDM Setda Kabupaten Mimika, Senin (19/8) kemarin. (foto:Moh. Wahyu Welerubun/Cenderawasih Pos)
MIMIKA – Para pegawai bagian Sumber Daya Manusia (SDM) pada Setda Kabupaten Mimika menuntut keadilan atas Kepala Administrasi Bagian SDM, Marthinus Nuboba yang dianggap pilih kasih.
Mereka melakukan aksi palang kantor di gedung A Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, pada Senin (19/8/2024). Aksi palang kantor itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIT.
Para pegawai tersebut menempel sejumlah kertas berukuran besar yang di dalamnya tertulis, “Kabag SDM pilih kasih memberikan pekerjaan kepada pendatang baru (guru-guru) di SDM, dan mengabaikan kami yang sudah lama bekerja di bagian SDM sebagai anak asli daerah Amungme Kamoro”.
“Ada apa dengan sikap Kabag SDM, sehingga kami tidak diberdayakan”, tanya mereka tegas dalam kertas yang ditempelkan tersebut.
Mereka menuntut agar bendahara Bagian SDM Setda Kabupaten Mimika dikembalikan ke tempat asalnya di Distrik Tembagapura sebab mereka menganggap bendahara tersebut bertingkah layaknya kepala bagian.
“Kembalikan Bendahara ke tempat tugas sebelumnya, di Distrik Tembagapura. Bendahara rasa Kabag,” bunyi tulisan yang ditempelkan, yang juga turut diteriaki oleh seseorang diantara mereka. Selain itu, mereka juga mengancam untuk tidak berkantor dan tidak ikut apel selama guru-guru mengerahkan 600 orang yang masih bertugas di Bagian SDM.
Salah satu pegawai Bagian SDM, Setda Kabupaten Mimika, Kevin Nanlohy mengaku sudah mengabdi lama sebagai honorer. Namun, pengabdiannya seolah tak berarti di mata Kepala Bagian yang lantas mengangkat pegawai negeri lainnya yang berlatar belakang guru. “Baru honorer SDM tetap jadi honorer terus, kembalikan lagi guru-guru untuk mengajar, tidak ada lagi guru-guru di SDM,” kata Dia marah.
Page: 1 2
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…