

Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemy Reinhard. (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Hanya Suara Kotak Minuman Kemasan yang Diinjak
MIMIKA- Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Suara keras yang sempat memicu kepanikan warga hingga diisukan sebagai bunyi letusan senjata api rupanya bersumber dari kotak minuman kemasan yang diinjak oleh sekelompok remaja.
Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran kepolisian melakukan penyelidikan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) serta menggelar reka peragaan bersama anak-anak yang berada di lokasi.
Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemy Reinhard, menjelaskan bahwa saat kejadian, sekelompok remaja warga RT setempat tengah berkumpul di area alun-alun sembari mengonsumsi minuman kemasan.
“Jadi, untuk khususnya sekitar alun-alun Kuala Kencana, pasca adanya informasi ataukah isu terkait dengan suara ataukah bunyi tembakan itu, itu setelah kami selidiki langsung kepada anak-anak, itu rupanya anak-anak… anak-anak warga RT yang lagi nongkrong di alun-alun, mereka itu minum teh kotak. Nah, salah satunya setelah tehnya habis diminum, selangnya/pipetnya itu dilepas. Selanjutnya kotak itu diinjak,” terang AKP Djemy, saat ditemui, Kamis (13/8).
Untuk membuktikan kebenarannya, polisi meminta para remaja tersebut memperagakan kembali tindakan mereka. Suara yang dihasilkan kemudian dicocokkan dengan pendengaran personel di beberapa titik pantau keamanan.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…