

Petugas Damkar tengah melakukan pendinginan terhadap bangunan yang terbakar di depan pangkalan Pickup Jayanti, Jalan Yos Soedarso, Mimika, Papua Tengah, Kamis (9/1) lalu. (foto:Moh. Wahyu Welerubun/Cenderawasih Pos)
Kebakaran Rumah di Jalan Masbait, dan di Pangkalan Pickup Jayanti Timika
MIMIKA – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq mengatakan bahwa kasus kebakaran di Jalan Masbait, Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah pada Sabtu, (4/1) lalu.
Bahwa berdasarkan hasil keterangan para saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran tersebut berawal dari adanya salah satu pemilik rumah yang sedang merebus air dan meninggalkannya.
AKP Fajar menjelaskan, saat itu, pemilik rumah pergi meninggalkan rumah tanpa menyadari bahwa sedang merebus air. Akibatnya, kompor kemudian meledak menyebabkan kebakaran hebat hingga menghanguskan dua unit rumah.
Fajar mengatakan bahwa untuk jumlah kerugian yang dialami berupa dua unit rumah hangus terbakar. “Saat ini sudah ada korban yang buat laporan dan tentunya kita akan tindak lanjuti,” ungkap Fajar, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/1) kemarin.
Sementara itu tentang kebakaran di depan pangkalan Pickup lapangan Jayanti Kamis (9/1) lalu, menurut Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq bahwa berdasarkan keterangan saksi, api awalnya muncul dari salah satu bengkel dari deretan ruko petak berkonstruksi kayu yang terbakar itu.
Ia menyebutkan, saksi mengaku bahwa saat itu sedang berada di dalam kios di deretan ruko terbakar, ia mencium adanya aroma hangus yang disebabkan oleh gangguan arus listrik. Ia pun melihat ke bengkel yang dalam keadaan tertutup tersebut ditemukan bahwa telah ada percikan api yang ditimbuklkan.
“Kemudian saksi berusaha untuk memadamkan api, membuka pintu tapi tidak sempat dan api terlanjur membesar,” katanya, saat ditemui, Senin (13/1/2025).
“Kita sudah melakukan olah TKP dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan, kerugian yang ditimbuklkan sebanyak 9 unit kios yang terbakar dan satu buah gudang,” ungkap Fajar menambahkan.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…