Hingga pertengahan September 2026, Dinkes Mimika belum mengirimkan kembali tim medis ke Distrik Jila. Ketidakpastian jaminan keamanan di wilayah pedalaman tersebut menjadi alasan utama belum dibukanya kembali fasilitas kesehatan tingkat pertama di sana.
Situasi ini menjadi pekerjaan rumah (PR) krusial bagi Pemkab Mimika. Dinkes kini terus berkoordinasi intensif dengan Bupati Mimika Johannes Rettob dan aparat keamanan guna merumuskan skema pelayanan kesehatan alternatif agar hak dasar warga Jila tetap terpenuhi tanpa mempertaruhkan keselamatan nyawa para nakes.
“Sekarang belum ada yang dikembalikan, tapi kami terus berupaya agar layanan kesehatan di Jila bisa normal kembali,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…