Sementara demo hari kedua pada 10 Januari lalu IPMAMI mendatangi Kantor Pemkab Mimika. Demonstrasi ini kembali dilakukan sebab saat demo hari pertama, IPMAMI belum juga bertemu dan mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O. Usmani.
Mereka juga membawa banner yang bertuliskan; “Pemkab Mimika stop manipulasi dari mahasiswa”. Ada juga poster bertuliskan; “Pemerintah stop mematikan masa depan pendidikan anak-anak Amungme dan Kamoro”. Lalu, poster lainnya yakni; “Pemkab Mimika harus menggunakan data dari IPMAMI”, dan “Pj Bupati Mimika batalkan SK No 388”.
Mereka meminta dalam pemberian beasiswa pemerintah harus gunakan data dari IPMAMI, karena dianggap lebih valid.
Sementara itu, meski sudah menggelar aksi sebanyak dua kali namun tampaknya kabar baik tak jua berpihak kepada IPMAMI.
Pasalnya, dua orang pejabat penting yang ditunggu-tunggu tak jua muncul di hadapan mereka. Justru Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mimika, Frans Kambu mewakili pemerintah yang akhirnya hadir.
Dalam kesempatan itu, Frans Kambu menyampaikan, Pemerintah Daerah akan melakukan pertemuan dengan perwakilan IPMAMI pada 20 Januari nanti.
Mereka pun mengancam akan menutup kantor Dinas Pendidikan dan membakar larangan di depan Kantor Bupati.
“Kita minta kepastian atau jaminannya apa? tanggal 20 ini menjadi pertanyaan juga. Hari Selasa kita sudah kembali ke tempat kuliah masing-masing,” ungkap koordinator lapangan (Koorlap) Aksi.
“Saya tidak mau teman-teman ini bolak-balik Jawa Timika hanya untuk memperjuangkan ini. Jangan banyak janji!” sambungnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika sampai hari ini, Sabtu 11 Januari 2025 belum memberikan tanggapan apapun. Tak ada satupun pejabat yang dapat ditemui untuk dimintai keterangan. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…