Categories: MIMIKA

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

MIMIKA — Pelayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan operasional yang dinilai kurang efektif.  Kepala Puskesmas Tapormai, Reimundus Kotouki, mengungkapkan bahwa sistem kerja bergantian atau sif yang selama ini diterapkan bagi tenaga kesehatan (nakes) cukup memengaruhi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut.

“Sebenarnya tidak boleh ada sif-sifan. Harus kita semua turun dan berada di bawah (lokasi tugas) bersamaan, karena hal itu juga dilarang oleh Bupati,” ujar Reimundus kepada awak media usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Legislatif di Kantor DPRK Mimika, Rabu (10/6)

Menurutnya, regulasi daerah menegaskan bahwa aparatur harus bekerja penuh sesuai jam kerja dan tidak membagi hari tugas secara bergantian yang dapat memicu kekosongan pelayanan. Namun, kebijakan sif tersebut sebelumnya sempat berjalan karena mengikuti arahan dari Dinkes setempat guna menyiasati kondisi lapangan.

Selain masalah manajemen kerja, keterbatasan infrastruktur dasar menjadi batu sandungan utama. Dari segi pemukiman, Puskesmas Tapormai saat ini hanya memiliki dua unit rumah kopel dinas yang dibangun sejak tahun 2025.  Hambatan pelayanan kian diperparah oleh minimnya anggaran operasional transportasi. Meski Puskesmas Tapormai telah menerima bantuan satu unit perahu motor baru dengan mesin 85 PK pada Desember tahun lalu, biaya operasionalnya justru mengalami penurunan.

Reimundus menyebutkan, alokasi anggaran operasional saat ini yang berada di kisaran Rp300 juta tidak akan cukup untuk menunjang mobilisasi nakes selama satu tahun penuh dalam melayani wilayah Tapor Mai dan Umar Ararau yang secara geografis cukup luas dan terisolasi.
Sementara itu, sumber dana lain seperti Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tidak dapat dialihkan secara sepihak untuk biaya transportasi karena terikat ketat pada juknis program yang melekat di tiap penanggung jawab.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

7 hours ago

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

23 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

1 day ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

1 day ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

1 day ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

1 day ago