

Tim SAR sedang melakukan pencarian Kapal Motor (KM) Syurillah yang dilaporkan tenggelam di perairan Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, . (Foto: Doc/Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika).
MIMIKA – Satu orang penumpang Kapal Muatan (KM) Syukurillah yang tenggelam di perairan Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah atas nama Bois hingga kini belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna melalui Humasnya, Muhammad melalui keterangan tertulis, Jumat (9/8/2024) mengatakan, korban atas nama Bois hingga kini masih dalam pencarian. “Belum, hasil pencarian nihil,” singkatnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat siang.
Diberitakan sebelumnya, KM Syukurillah yang tenggelam saatemuat kayu dengan 15 orang penumpang berlayar dari Kampung Aindua, Distrik Mimika Barat Jauh menuju Timika, Rabu 7 Agustus 2024.
Setibanya KM Syukurillah di perairan Amar, kapal tersebut tenggelam. Dua diantara 15 penumpang kapal itu hilang dan 13 orang berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal asal Dobo, Kepulauan Aru, Maluku yang melintas.
Di hari berikutnya, satu korban berhasil ditemukan dan 1 korban lainnya atas nama Bois masih dalam pencarian.
Adapun identitas para korban selamat diantaranya adalah, Awaludin sebagai Nakhoda, Jumardin, Adnan, Ardhi, Abdulah, Wahab, Joni, Robin, Asgam, Mamo, Stenli, Sarina, Iwam dan Agus. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…